Cloud Hosting Indonesia

Senin, 02 Desember 2019

MENGAPA LEBIH SULIT MENGURUS BUMN DIBANDING PERUSAHAAN SWASTA


  Persoalan seputar kinerja dan kondisi keuangan BUMN menjadi topik yang kadang masih terdengar hingga saat ini, mengapa lebih sulit mengurus BUMN dibanding mengurus perusahaan swasta. Sudah banyak profesional yang karena kepakarannya  pernah ditunjuk menjadi Menteri BUMN tetapi tidak menunjukan hasil yang nyata padahal mereka sangat piawai ketika menjalankan perusahaan swasta yang pernah ditanganinya.
  Banyak faktor tetapi mengurus perusahaan tidak jauh berbeda mengurus suatu masyarakat dengan kultur, karakter, kepentingan, yang berbeda-beda. Ketika harus menghadapi kenyataan seperti inilah kadang profesional yang piawai tersebut terpental atau tidak berhasil. Karena BUMN juga perusahaan yang cukup unik karena setengah private dan setengah publik. Sebagian susunan direksi dan komisaris BUMN kadang terpilih dari proses politik.
  Sehingga tak mudah untuk melakukan perubahan kultur dan karakter pada suatu BUMN perlu proses dan kemauan yang kuat dari pemilik pemegang saham dan pengurus. BUMN yang tidak sehat akan terus merugi dan jika memang tidak bisa eksis maka akan dilikuidasi. Faktor persaingan yang ketat untuk saat ini sangat menentukan apakah suatu perusahaan dapat bertahan atau tidak.
  BUMN yang tidak dapat bersaing dan salah urus akan banyak mengalami kesulitan keuangan antara lain terus merugi dan terlilit utang. Jika utang yang terus menggunung maka going concern suatu perusahaan BUMN tersebut patut dipertanyakan bagaimana dengan kelangsungan hidup seterusnya. Pemerintah tidak mungkin mempertahankan perusahaan miliknya yang terus menggerogoti keuangan negara dengan terus memberikan suntikan dana.
  Ketika pengurusan BUMN sudah tercampur dengan kepentingan politik maka menjadikan pengurusannya lebih ruwet. Sehingga ini merupakan salah satu alasan mengapa mengurus BUMN lebih sulit dibanding mengurus perusahaan swasta. Perlu pemahaman yang baik tentang budaya dan karakter BUMN kemudian melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Dengan tekad dan sikap konsisten untuk suatu perubahan maka BUMN bisa menjadi perusahaan yang sehat dan terpercaya.

Rabu, 27 November 2019

MASA DEPAN PENJUALAN MOBIL DI INDONESIA


  Perkembangan jaman selalu membawa perubahan, termasuk tingkat permintaan dan penjualan mobil di Indonesia. Keinginan pemerintah kepada masyarakat untuk menggunakan transportasi masal pelan namun pasti dan sudah mulai terlihat saat ini. Pembuatan MRT (Mass Rapid Transportation), jaringan Kereta Listrik, jalur Bus Way, seolah menggiring masyarakat untuk lebih memilih angkutan umum dibandingkan dengan mobil pribadi. Sistem transportasi masal yang terintegrasi akan semakin menurunkan jumlah penjualan mobil.
  Lantas bagaimana dengan masa depan penjualan mobil di Indonesia dengan pengalihan sistem transportasi di Indonesia. Bagi produsen mobil sebaiknya fokus pada kota-kota kecil yang belum ada sistem transportasi masal. Karena dengan begitu tingkat permintaan dan kebutuhan masyarakat setempat masih sangat relevan. Sehingga bidikan pasarnya bisa dialihkan ke kota-kota kecil yang belum ada sistem transportasi masal. Secara umum pangsa pasar mobil tetap ada apalagi dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta tentu tetap akan ada permintaan untuk kebutuhan mobil.
  Penjualan mobil pada kota-kota besar lambat laun akan menimbulkan masalah kemacetan lalu lintas karena terjadi ketidakseimbangan antara  lebar jalan dengan jumlah kendaraan yang terus bertambah. Ini yang menjadi faktor mengapa masa depan penjualan mobil di Indonesia khususnya di kota-kota besar akan terus menurun.Bagi produsen mobil harus bisa melakukan antisipasi dan inovasi sehingga tidak tergerus oleh perkembangan jaman.

Selasa, 05 November 2019

MENCIPTAKAN JAKARTA YANG RAMAH LINGKUNGAN


   Persepsi Jakarta sebagai kota yang macet, polusi, kumuh, tidak teratur, harus ditata kembali sehingga menjadi kota yang didambakan oleh siapapun. Menjadikan Jakarta sebagai kota yang hijau, lalulintas yang lancar, bersih, nyaman bagi siapapun, harus dimulai dari sekarang agar benar-benar terwujud.
1. Transportasi Masal Handal;
Dengan kondisi kemacetan yang ada saat ini kiranya terus disempurnakan sistem transportasi masal yang nyaman, sehingga lebih banyak orang Jakarta yang bepergian dengan menggunakan transportasi umum dibandingkan dengan menggunakan kendaraan pribadi;
2. Ruang Terbuka Hijau;
Tempat terbuka dengan tanaman rindang, taman bermain anak, bisa untuk serapan air hujan harus diperbanyak sehingga memberikan kualitas udara yang lebih baik bagi warga Jakarta. Ruang terbuka hijau ini harus benar-benar cukup sehingga tercipta kualitas udara dan lingkungan hijau di Jakarta;
3. Trotoar Memadai;
Bagi pejalan kaki dirasakan kurang nyaman di Jakarta, yang mana dirasakan cukup sempit paling tidak ada trotoar pejalan kaki dengan lebar paling kurang 2 meter sehingga pejalan kaki terasa nyaman ketika berjalan kaki di sepanjang jalan kota Jakarta;
4. Kendaraan Listrik;
Meskipun belum banyak yang menggunakan tapi penggunaan kendaraan yang menggunakan energi listrik harus terus di sosialisasikan karena kita ingin Jakarta yang ramah lingkungan. Perlu ada pioneer dalam penggunaan kendaraan listrik khususnya untuk Pemda DKI Jakarta;

Senin, 23 September 2019

JAKARTA SETELAH TIDAK MENJADI IBUKOTA NEGARA


   Jakarta sebagai kota besar dan ibukota negara, tak akan banyak mengalami perubahan meskipun sudah bukan ibukota negara. Tetap ramai, meskipun tak seramai ketika menjadi ibukota negara namun yang diharapkan kemacetan semakin berkurang. Salah satu pertimbangan ibukota negara dipindahkan ke Kalimantan karena bebannya yang sudah sangat berat. Mulai dari kemacetan lalu lintas yang luar biasa, persediaan air dan pemukiman yang semakin langka dan permasalahan lainnya. Namun demikian pemindahan ibukota negara bukan sebab karena kegagalan dalam menata ibukota Jakarta. Lebih jauh lagi pemindahan ibukota negara ke wilayah Kalimantan Timur karena berbagai pertimbangan strategis untuk kepentingan yang lebih besar. 
   Jawa dengan populasi 60% jumlah penduduk tampaknya sangat timpang, mengingat pulau Jawa hanya sebuah pulau yang tidak sebesar pulau Kalimantan, Sumatera, Papua. Namun beban yang harus ditanggung pulau Jawa jauh lebih besar padahal pulaunya tidak sebesar pulau yang lain. Pertumbuhan pembangunan yang pesat untuk pulau lain diharapkan akan ada distribusi penduduk ke pulau-pulau yang lain, sehingga akan ada pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di Jawa tetapi akan merata ke seluruh Nusantara. Sehingga Indonesia tidak hanya Jawa tetapi merupakan seluruh wilayah dari Sabang sampai Merauke, distribusi penduduk yang merata, pembangunan yang merata, pertumbuhan ekonomi yang merata.

Kamis, 08 Agustus 2019

PREDIKSI LOKASI YANG DIPILIH JOKOWI MENJADI IBUKOTA NEGARA


  Setelah melalui berbagai kajian, diputuskan ibukota negara Jakarta akan dipindah ke luar pulau Jawa. Luar Jawa yang dimaksud kemungkinan besar adalah di pulau Kalimantan. Ada tiga propinsi di mana diprediksi menjadi lokasi ibukota tersebut berada, propinsi tersebut adalah Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Penulis sendiri berpendapat (tanpa kajian) yang mendalam, bahwa lokasi yang akan dijadikan ibukota negara Indonesia pengganti Jakarta berada di Kalimantan Timur. Berikut ini merupakan alasan dan pertimbangan menurut penulis sendiri mengapa lokasinya berada di Kalimantan Timur.
1. Sejarah
Presiden Pertama Sukarno pernah menyatakan bahwa lokasi Kalimantan (Palangkaraya) dan sekitarnya, bisa menjadi ibukota negara pengganti Jakarta. Pernyataan ini pernah dilontarkan Sukarno sekitar tahun 1950 an, meskipun hanya cita-cita namun ungkapan tersebut bukan sembarang lontaran, namun diucapkan oleh seorang founding father yang memiliki visi jauh ke depan;
2. Ketersediaan Lahan
Lokasi Kalimantan Timur memiliki lahan negara yang mencukupi untuk mendirikan ibukota baru, sehingga tidak terlalu banyak hambatan dalam menyediakan lahan kosong. Sehingga pembangunan ibukota baru tersebut dapat dilaksanakan tanpa perlu menggusur lahan yang sedang dihuni oleh penduduk;
3. Minim Bencana
Wilayah Kalimantan Timur relatif minim bencana alam, terutama dari bencana gempa, tsunami, dan letusan gunung api. Meskipun diisukan rawan banjir, namun hal tersebut bisa di atasi dengan peninggian urukan yang lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah sekitarnya. Untuk resiko kebakaran hutan bisa disiasati dengan membuat parit-parit saluran air sehingga jika terjadi kebakaran hutan tidak bisa meluas;
4. Kontur Wilayah Datar
Untuk lahan calon ibukota seandainya di Kalimantan Timur, maka kontur tanah nya relatif datar tidak banyak bukit-bukit dan gunung-gunung maupun lembah sehingga memudahkan dalam pembangunan infrastruktur yang akan dibangun. Berbeda dengan daerah lainnya yang lebih banyak gunung dan lembah yang membuat pembangunan lebih sulit;
5. Lokasi Di Tengah Indonesia
Jika lokasi ibukota negara yang baru berada di Kalimantan Timur maka tepat berada di tengah-tengah Wilayah Indonesia, sehingga dari Sabang sampai Merauke jaraknya lebih adil jika menuju ke ibukota tersebut. Baik yang dari ujung barat, timur, selatan, utara, menjadi jarak yang kurang lebih sama karena tepat berada di tengah-tengah;
6. Distribusi Penduduk
Pulau Kalimantan sebagai pulau terbesar di Indonesia ternyata hanya berpenduduk sekitar 7% dari populasi sementara pulau Jawa yang hanya pulau ukuran sedang berpenduduk 60% dari populasi. Sehingga dengan pemindahan ibukota negara akan terjadi distribusi penduduk yang lebih merata ke pulau Kalimantan;
7. Ada Bandara dan Pelabuhan Laut
Meskipun tidak sangat dekat sekali dengan lokasi yang akan dijadikan lokasi ibukota negara namun di Kalimantan Timur juga sudah terdapat Bandara dan Pelabuhan Laut sebagai syarat untuk menjadi sebuah ibukota negara yang biasanya terdapat Bandara dan Pelabuhan Laut;

Jumat, 02 Agustus 2019

HEWAN YANG PALING BANYAK DIMAKAN OLEH MANUSIA


  Manusia termasuk makhluk yang makan semua hal baik hewan maupun tumbuhan, sehingga disebut omnivora. Namun terdapat hewan yang paling banyak dimakan oleh manusia,sementara itu sebagian hewan dimakan manusia namun lebih sedikit atau sangat jarang. berikut ini merupakan nama hewan yang paling banyak dimakan oleh manusia.
1. Ayam daging;
2. Ayam kampung;
3. Ikan lele;
4. Bebek;
5. Ikan emas;
6. Ikan mujair;
7. Ikan bawal;
8. Kambing;
9. Sapi;
10.Ikan tongkol;
11.Ikan pari;
12.Ikan gabus;
13.Babi;

Selasa, 30 Juli 2019

MAKANAN PENYEBAB PENYUMBATAN PEMBULUH DARAH


  Bagi anda yang sudah berusia di atas 40 tahun hati-hati mengkonsumsi makanan secara sembarangan, karena jika tidak berhati-hati maka bisa menjadi potensi penyumbatan pembuluh darah yang berpotensi menyebabkan stroke dan serangan jantung. Berikut ini beberapa macam makanan yang menjadi biang kerok penyumbatan pembuluh darah.
 1. Usus;
 2. Paru;
 3. Babat;
 4. Hati;
 5. Ampela;
 6. Kikil;
 7. Santan;
 8. Gajih;
 9. Rendang;
 10.Sate kambing;
 11.Sosis;
 12.Nasi goreng kambing;
 13.Cumi;
 14.Kremes;
 15.Ayam Bakar;
 16.Steak Daging;
 17.Udang;
 18.Gorengan;
 19.Ice Cream;
 20.Keju;

Senin, 29 Juli 2019

PERBANDINGAN MEMBELI MOBIL BEKAS VS MOBIL BARU


  Berikut ini sekedar wacana untuk perbandingan kerugian dan keuntungan jika anda membeli mobil bekas atau membeli mobil baru. Semua tergantung dari anda sesuai kebutuhan dan keinginan anda, sehingga pendapat satu orang dengan yang lain berbeda.
Mobil Baru :
1. Model tidak ketinggalan jaman sesuai dengan perkembangan keluaran mobil terbaru;
2. Untuk kondisi dan keawetan spare part terjamin paling tidak untuk 5(lima) tahun penggunaan;
3. Pajak kendaraan yang tinggi, karena kendaraan baru dikenakan pajak kendaraan lebih tinggi dibandingkaan dengan kendaraan bekas;
4. Penyusutan kendaraan baru untuk 5(lima) tahun pertama cukup tinggi, sekitar 35%-50% dari harga beli baru;
5. Kepuasan pemakaian karena menggunakan mobil dalam keadaan baru yang masih gress;
Mobil Bekas :
1. Harga mobil bekas jauh lebih murah dibandingkan dengan harga barunya;
2. Pajak kendaraan lebih murah, makin tua kendaraan pajaknya makin murah;
3. Kondisi dan keawetan spare part tidak dijamin untuk lima tahun penggunaan ke depan;
4. Kadang kurang puas untuk pemakaian, apalagi jika mobil yang dibeli kurang terawat dan bermasalah;
5. Penyusutan kendaraan bekas lebih rendah, sekitar 10%-20% dari harga bekasnya untuk 5(lima) tahun penggunaan;
6. Model kadang sudah ketinggalan jaman, tidak mengikuti perkembangan model kendaraan baru;

Jumat, 26 Juli 2019

PERBANDINGAN ANTARA BATA HEBEL, BATA MERAH, DAN BATAKO


  Bagi anda yang sedang membangun rumah namun masih bingung antara menggunakan bata hebel, bata merah, atau batako. Berikut ini merupakan perbandingan diantara bahan tersebut untuk anda membangun, apa kelebihan dan kekurangannya.
Bata Hebel:
1. Sangat ringan, jauh lebih ringan dibandingkan dengan bata merah maupun batako, sehingga mengurangi beban konstruksi bangunan;
2. Memasangnya jauh lebih cepat dibandingkan dengan memasang bata merah sehingga menghemat efisiensi waktu dan biaya;
3. Memerlukan adukan semen perekat yang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan pemasangan bata merah;
4. Harga lebih mahal dibandingkan dengan bata merah dan batako;
Bata Merah :
1. Pemasangan lebih fleksibel dapat menjangkau sudut-sudut yang tidak bisa dilakukan oleh bata hebel dan batako;
2. Beban cukup berat untuk konstruksi bangunan dibandingkan dengan bata hebel dan batako, namun cukup kuat dan cocok untuk bangunan rendah (1 lantai);
3. Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan dengan pemasangan bata hebel dan batako;
4. Memerlukan adukan perekat yang lebih banyak dibandingkan untuk pemasangan bata hebel dan batako;
5. Harga lebih mahal dibandingkan dibandingkan dengan batako, namun lebih murah dibandingkan dengan batal merah;
Batako :
1. Pemasangan lebih cepat dibandingkan dengan pemasangan bata merah, sehingga lebih menghemat waktu dan biaya;
2. Bobot lebih ringan daripada bata merah, namun lebih berat daripada bata hebel sehingga cukup ringan untuk beban konstruksi bangunan;
3. Harga lebih murah dibandingkan dengan bata merah dan bata hebel, sehingga lebih menghemat biaya;
4. Kekuatan masih kurang dibandingkan dengan bata merah dan bata hebel, sehingga lebih cocok untuk bangunan ukuran kecil;

Jumat, 12 Juli 2019

PENYEBAB BANYAK USAHA YANG TUTUP


  Setiap usaha yang tutup tidak melulu merupakan kesalahan pemerintah, banyak faktor yang menyebabkan usaha banyak yang tutup meskipun kebijakan pemerintah juga ikut mempengaruhi. Berikut ini merupakan penyebab mengapa banyak usaha yang tutup di Indonesia.
1. Faktor Persaingan, seperti hukum alam maka akan ada yang mati, tetap bertahan bahkan bisa berkembang. Demikian juga dalam persaingan usaha maka pasti akan ada sebagian usaha yang tutup karena tidak bisa bersaing atau bertahan.Fenomena ini yang paling jelas, sehingga banyak usaha satu persatu bertumbangan.
2. Faktor Internal Manajemen, banyak usaha yang tutup karena tidak bisa mengikuti perubahan dan tuntutan jaman yang terus berubah. Banyak usaha yang tutup karena tidak mampu menghadapi keadaan yang terus berubah, bagi yang bisa menyesuaikan diri maka akan tetap bertahan. Maka sikap strategis internal manajemen sangat menentukan going concern suatu perusahaan.
3. Faktor Permintaan Pasar, kondisi selera dan permintaan pasar juga menjadi penyebab banyak usaha yang tutup. Produk barang/jasa yang sudah tidak diminati oleh pasar maka akan tergerus oleh jaman sehingga inovasi akan terus diperlukan untuk bisa bertahan.Selera pasar sangat menentukan kelanjutan dari suatu usaha, sehingga harus cermat dalam menyikapinya.