Senin, 21 Mei 2012

TRAGEDI SUKHOI JADI PELAJARAN

1.  Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak begitulah kata pepatah. Tak seorang pun menginginkan sial, celaka, maut, namun jika kehendak - Nya berkata lain siapa yang dapat menghindar. Begitu juga setiap orang ingin kaya raya, sukses, memiliki kedudukan yang mulia, namun manusia hanya berusaha Allah yang menentukan.
2. Kejadian pesawat Sukhoi merupakan pelajaran berharga bagi umat manusia, bahwa maut bisa datang kapan saja tidak harus karena menumpang pesawat, sedang berbaring di atas ranjang pun bisa menjemput. Kejadian Sukhoi dan Adam Air juga pelajaran bagi dunia penerbangan untuk meningkatkan standar kesalamatan lebih baik lagi.

Jumat, 11 Mei 2012

ONGKOS DEMOKRASI...

1. KETIKA OTONOMI DAERAH BERGULIR DAN MASING-MASING WILAYAH MELAKUKAN PEMILU KADA. TERLIHAT DI SANA-SINI, RIUH-RENDAH, MASYARAKAT DAERAH AKTIF MELAKSANAKAN DEMOKRASI DENGAN BIAYA YANG TIDAK SEDIKIT. MULAI DARI PENCALONAN PIMPINAN DAERAH SAMPAI DENGAN PELAKSANAAN PEMILU KADA ITU SENDIRI.
2.   KETIKA JAMAN ORDE BARU, EKONOMI MENJADI PANGLIMA SEDANGKAN POLITIK DAN HUKUM TIMBUL TENGGELAM. SAAT INI SITUASI TELAH BERUBAH POLITIK MENJADI PANGLIMA, SEDANGKAN EKONOMI DAN HUKUM TINGGAL TENGGELAM. SUNGGUH MAHAL ONGKOS DEMOKRASI YANG HARUS DITANGGUNG PEMERINTAH, YANG SEBENARNYA TELAH MENGABURKAN TUJUAN BANGSA....

Kamis, 03 Mei 2012

MANAJEMEN PERUBAHAN

1.  Seringkali ketika seseorang diberikan kesempatan menjadi pemimpin ada pilihan yang semuanya tidak sejalan dan seiring. Antara tuntutan dan realitas, ketika banyak yang menuntut ini dan itu sang pemimpin harus mengambil kebijakan dengan resiko paling kecil. Tidak salah memang, hanya saja kepentingan pribadi dan kelompok sudah di atas segalanya. Ini adalah bagian dari manajemen perubahan, yang mana setiap pemimpin harus peka terhadap perubahan.
2. Dalam situasi luar biasa diperlukan perubahan kebijakan yang luar biasa, jika dilakukan dengan biasa/konvensional tidak akan membawa dampak yang berarti. Ketika pemimpin dituntut untuk luar biasa maka seharusnya juga mengambil kebijakan yang luar biasa. Seperti kasus korupsi yang makin hari pelaku bukan semakin takut tetapi semakin berani dan merajarela.

Selasa, 01 Mei 2012

WISMA ATLIT... MEMAKAN KORBAN

1. Penahanan Angie seolah menjadi awal bergulirnya kembali kasus Wisma Atlit yang sempat reda tertutup dengan kasus hukum lainnya. Banyak pakar berpendapat jika sistem pengadaan barang/jasa dan kultur yang berlaku seperti saat ini maka siapa saja bisa terkena bagaimanapun orangnya. Memang praktek korupsi dan kolusi tidak bisa ditinjau dari penegakan hukum saja, tetapi sudah masuk pada ranah sosial yang mana berurat dan berakar.
2. Apalagi jika kultur itu juga sudah sangat dekat dengan aparat penegak hukum maka tidak bisa lagi usaha apapun termasuk penegakan hukum. Prof Satjipto Rahardjo dari Undip pernah melontarkan gagasan penegakan hukum progresif. Cara biasa tidak akan mempan untuk kondisi seperti sekarang ini kecuali dengan cara-cara luar biasa yang sering disebut penegakan hukum progresif suatu misal dengan "hukuman mati".  Siapa lagi yang akan jadi korban Wisma Atlit.