Jumat, 21 September 2012

KARAKTERISTIK PEMILIH DI DKI JAKARTA

1.  Karakteristik pemilih di DKI Jakarta tampaknya sudah dapat ditebak, lagi-lagi politik pencitraan sangat efektif dalam menjaring masa dan pemilih. Secara umum masyarakat Jakarta adalah golongan menengah ke bawah yang lebih dikenal dengan masyarakat marjinal. Sederhana, tidak menampakan kemewahan, dan mampu membaur dengan siapa saja. Sehingga karakteristik Jokowi sangat sesuai dengan karakteristik pemilih di  DKI Jakarta.
2.   Sehingga tidak heran jika Jokowi  dapat memenangkan Pilkada DKI baik itu putaran pertama maupun putaran kedua. Sosok yang sesuai dengan karakteristik  pemilih di DKI Jakarta merupakan formula yang tidak dapat ditawar-tawar. Hal ini juga berlaku bagi SBY yang dapat memenangkan Pilpres selama dua periode. Sosok Jawa yang sopan santun, murah senyum, merupakan dambaan sebagian besar masyarakat Indonesia.

Rabu, 19 September 2012

MEMBERANTAS KORUPSI SAMPAI KE AKAR

1. Memberantas korupsi tampaknya semakin sulit, ada satu hal yang menarik untuk dibahas, mengapa korupsi sulit diberantas dan ada terus menerus. Semacam mindset yang perlu diluruskan jika korupsi itu kurang baik mengapa masih banyak orang melakukannya dan tidak pernah kapok. Korupsi itu sebenarnya perbuatan buruk atau hal yang biasa saja seperti hal nya merokok sehingga bukan dianggap sebagai suatu kejahatan.
2. Jika demikian maka menjadi sangat sulit bagi kita untuk dapat memberantas korupsi, sedangkan untuk persepsi saja masih belum sama. Jika memang sepakat korupsi adalah perbuatan yang tercela maka pemberantasannya akan lebih mudah. Korupsi sebenarnya merupakan krisis moral yang melekat kuat pada diri bangsa sehingga penanganannya harus dapat menyentuh dimensi moral itu sendiri. Memberantas korupsi sampai kapan tuntas....

Selasa, 04 September 2012

MARI MENCARI KETENANGAN HIDUP....

1. Ketenangan hidup adalah yang utama, apalah artinya banyak harta tapi hidup tidak tenang. Kadang seseorang berfikir sukses dulu baru bahagia, atau kadang orang berfikir berhasil dulu baru bersyukur. Padahal jika kita renungkan ketika sudah  sukses belum tentu syukur dan bahagia, ini yang kadang orang salah. Hidup akan enak dijalani jika kita sudah bersyukur dan bahagia, terlepas apakah kita sudah sukses atau belum. Jika kita sudah bersyukur dan ikhlas maka ketenangan hidup akan kita dapatkan.
2. Kadang orang berfikir bahwa untuk mencapai ketenangan hidup jika semua kebutuhan telah terpenuhi. Padahal kita tidak perlu menunggu telah mencapai apa yang kita idam-idamkan baru bahagia dan bersyukur, apa yang telah kita raih saat ini sudah dapat kita syukuri. Hidup akan lebih nikmat jika di dalam hati kita sudah ada rasa syukur, merasa berterimakasih kepada Allah SWT atas apa yang telah diberikan. Berzikir dan bersyukurlah atas apa yang kita terima maka ketenangan hidup akan kita raih.
   

Senin, 03 September 2012

POLITIK SARA

1. Pada musim pemilukada seperti saat ini, para pemilih cenderung menentukan pilihan secara emosional dibandingkan dengan rasional. Artinya kesamaan dengan pemilih akan lebih kuat jika dibandingkan dengan faktor lainnya. Kesamaan tersebut biasanya menyangkut suku, agama, ras, dan antar golongan, sebagai pertimbangan dalam menentukan pilihan. Istilah yang tepat adalah politik sara, meskipun ini kurang baik didengar namun tak bisa ditampik kenyataan itu tetap ada.
2. Sehingga tak heran jika kampanye politik sara secara terselubung sering dijadikan alat bagi tim sukses untuk meraih suara sebanyak-banyaknya dari pemilih. Suatu misal calon yang akan bertarung di putaran ke-2 pilkada DKI pada 20 September 2012 nanti akan bisa ditebak siapa saja kira-kira yang akan jadi pemilih untuk masing-masing calon.