Senin, 03 September 2012

POLITIK SARA

1. Pada musim pemilukada seperti saat ini, para pemilih cenderung menentukan pilihan secara emosional dibandingkan dengan rasional. Artinya kesamaan dengan pemilih akan lebih kuat jika dibandingkan dengan faktor lainnya. Kesamaan tersebut biasanya menyangkut suku, agama, ras, dan antar golongan, sebagai pertimbangan dalam menentukan pilihan. Istilah yang tepat adalah politik sara, meskipun ini kurang baik didengar namun tak bisa ditampik kenyataan itu tetap ada.
2. Sehingga tak heran jika kampanye politik sara secara terselubung sering dijadikan alat bagi tim sukses untuk meraih suara sebanyak-banyaknya dari pemilih. Suatu misal calon yang akan bertarung di putaran ke-2 pilkada DKI pada 20 September 2012 nanti akan bisa ditebak siapa saja kira-kira yang akan jadi pemilih untuk masing-masing calon.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar