Cloud Hosting Indonesia

Selasa, 19 Desember 2017

HARGA TIKET PESAWAT CENDERUNG MAHAL DI MUSIM LIBURAN

    

     Bepergian dengan pesawat terbang merupakan hal yang biasa saja untuk saat ini, mengingat harganya yang sudah hampir sama dengan harga tiket bus, kereta api, maupun kapal laut. Jika masa sebelumnya harga tiket pesawat relatif jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan harga tiket transportasi yang lain. Dengan kondisi sekarang, yang mana banyak sekali maskapai penerbangan maka harga tiket pesawat sudah semakin terjangkau, sehingga menjadi pilihan bagi masyarakat dengan harga yang relatif murah dan waktu tempuh yang lebih singkat.
     Namun pada musim liburan, harga tiket pesawat cenderung naik, apalagi untuk destinasi yang identik dengan kota wisata seperti Yogjakarta, maka harganya naik luar biasa. Namun bagi mereka yang hanya sekedar pulang menjenguk keluar harga tiket yang naik tersebut tentu sangat memberatkan. Namun demikian yang terjadi pada musim liburan, tingkat permintaan meningkat tajam sehingga harga tiket pesawat ikut-ikutan naik. Dengan permintaan yang naik, otomatis harga akan dinaikan oleh maskapai sesuai dengan hukum permintaan dan penawaran. Pada hari libur tertentu sebagian besar maskapai penerbangan mematok harga yang lebih tinggi dari harga normalnya.
     Dengan geliat pertumbuhan jasa transportasi udara, otomatis jasa transportasi lain tergerus, antara lain kapal laut yang sudah sangat jarang diminati. Karena antara harga tiket pesawat dengan kapal laut sudah hampir sama sehingga masyarakat memilih angkutan yang lebih cepat sehingga secara waktu lebih efisien. Musim liburan seperti tradisi lebaran yang mana tidak bisa di stop, sehingga masyarakat lebih memilih untuk melakukan perjalanan liburan. Perencanaan bepergian jauh-jauh hari memberikan kesempatan untuk memilih harga tiket pesawat yang paling wajar.

Senin, 11 Desember 2017

DAMPAK EKONOMI DIGITAL BANYAK USAHA BANGKRUT


    Perubahan di bidang ekonomi digital tak bisa dihindari, akibatnya banyak usaha yang berguguran. Diantara usaha yang sudah tampak mengalami kemunduran antara lain agen tiket konvensional, yang mana saat ini melalui Traveloka orang sudah bisa membeli tiket pesawat, pesan hotel, secara online.  Kemudian usaha toko elektronik yang juga sangat menurun, karena belanja barang elektronik juga bisa dilakukan secara online. Siapapun tidak bisa menolak perubahan itu, namun yang perlu diingat adalah dampak yang ditimbulkan.
    Cukup banyak lapangan pekerjaan yang semakin berkurang akibat otomatisasi dan digitalisasi yang terus berlanjut. Namun bagi masyarakat dan konsumen, akibat digitalisasi ekonomi ini semakin dimudahkan dan dimanjakan. Semua jenis transaksi dapat dilakukan dengan jari pada gadget masing-masing yang pada masa sebelumnya tidak dapat dilakukan. Harus ada upaya nyata dari pemerintah entah bagaimana caranya agar lapangan kerja tetap tersedia bagi masyarakat.
     Beberapa toko buku konvensional bahkan akan tutup, karena dengan ebook saat ini orang sudah lebih praktis dalam membaca buku dan bisa dibawa ke mana-mana. Bahkan koran cetak dan majalah cetak lambat laun juga akan punah karena orang sudah bisa membaca berita melalui media online, yang mana dapat dilakukan secara gratis. Jaman terus bertransformasi, orang saat ini lebih menyukai komunikasi melalui sosial media dibandingkan melalui telpon, yang secara pelan namun pasti juga akan menggulung usaha jasa percakapan telpon.
    Perubahan dan tuntutan jaman memang tidak bisa dihentikan, tinggal bagaimana kita dapat mengelola dan mengantisipasi perubahan. Kita juga tidak bisa menyalahkan perubahan yang terjadi karena merupakan suatu keniscayaan. Siapa yang bisa menyesuaikan dengan perubahan maka akan bisa exist, sebaliknya jika tidak bisa mengikuti perubahan jaman maka akan punah dengan sendirinya.