Rabu, 28 September 2011

KESEIMBANGAN....OTAK KANAN DAN KIRI...

       Ternyata sumber masalah dari tempat kerja, pasangan suami istri, berpangkal pada pola pikir seseorang berdasarkan dominasi otak kanan dan kiri. Ketika masing-masing tidak saling memahami pola komunikasi yang dominan maka muncul masalah. Orang dengan dominasi otak kiri cenderung analitis, berdasar fakta, teratur, terencana, sehingga ketika berkomunikasi akan berkata...dimulai dari ini terus...seharusnya begini...menurut analisaku kira2...  Sementara orang dengan dominasi otak kanan... akan sering berkata...aku nggak mau tau yg penting.... gampang lah yang begitu.
     Sementara otak kanan adalah orang yang cenderung berorientasi hasil... menggampangkan... mudah berimajinasi.. cukup peka. Orang dengan dominasi otak kiri.. suka berfikir... menganalisa... merenungkan... menuntut kesempurnaan. Siasat yang perlu dipakai adalah dengan komunikasi yang menyelaraskan pola berfikir orang lain atau lawan bicara sehingga terasa sinkron dan membangun kesamaan. Jika masing-masing saling memahami kelebihan dan kekurangan maka akan menciptakan keharmonisan hubungan antar manusia.

PELAKU BOM SOLO... DARI KELOMPOK YG SAMA ?

     Kota Solo seolah jadi ikon terorisme di Indonesia, ada pesantren Ngruki yang dituduh sebagai tempat pembentukan santri radikal yang akhirnya jadi teroris. Tempat persembunyian dan tertangkapnya gembong teroris paling dicari Noordin M. Top yang akhirnya tewas ditangan Datasemen 88 dalam penyergapan  di sebuah rumah di kota Solo juga. Disinyalir sebagian besar jaringan teroris pernah bersembunyi di kota Solo.
    Pelaku bom bunuh diri di gereja GBIS Solo disinyalir adalah Ahmad Yosefa Hayat yang diduga kuat merupakan kelompok teroris Cirebon. Sebelumnya seorang pembom bunuh diri bernama Muhamad Syarif meledakan dirinya di masjid Azikro dilingkungan Mapolresta Cirebon beberapa bulan silam. Dengan demikian dapat diduga bahwa jaringan terorisme di Indonesia masih terus ada. Jadi dapatkah disimpulkan bahwa pelaku bom bunuh diri di Solo adalah kelompok yang sama ?

Senin, 26 September 2011

BOM SOLO, GEREJA DI AMBON DI JAGA KETAT

     Bom bunuh diri mengguncang Solo Minggu ini, kali ini yang kena Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, sebanyak 24 jemaat luka-luka, sedangkan pelaku tewas mengenaskan. Namun kejadian tersebut tidak diketahui secara pasti apakah ada keterkaitan dengan kerusuhan berbau agama yang baru-baru ini terjadi di Ambon, meskipun sebagian orang mengkaitkan dengan kerusuhan tersebut dan saat ini gereja di Ambon di jaga ketat oleh aparat.
      Pasca tertangkapnya dan tewasnya gembong teroris Dr. Azhahari, Noordin M. Top, Dulmatin, Amrozy cs ternyata tidak berarti terorisme di Indonesia telah mati. Dengan kejadian bom Solo membukakan mata pada masyarakat dan aparat bahwa terorisme belum lenyap sampai ke akar-akarnya, bahkan patah tumbuh hilang berganti. Sebagai masyarakat yang menginginkan hidup tenang dan nyaman tentunya meminta kepada pemerintah dan aparat bisa menuntaskan akar-akar terorisme di Indonesia jangan sampai menjadi negara Irak, atau Afganistan kedua yang setiap saat bom meledak di mana-mana. 

Jumat, 23 September 2011

DUA TAHUN...CUKUP UNTUK RESUFLE... ??

        Kadang perlu diberikan kesempatan pada para pembantu presiden untuk membuktikan kinerja dan komitmennya mencapai keberhasilan program pembangunan. Hanya saja perlu waktu yang pasti kapan pencapaian itu terlaksana dan bagaimana komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Seorang profesional tangguh di perusahaan asing dan swasta yang sangat berprestasipun ketika dipercaya masuk dalam pusaran pemerintahan menjadi pembantu presiden bisa loyo, kurang bergaung, dan malah terkena kasus.
        Dunia birokrat memang berbeda dengan dunia swasta atau partikelir, karena pertimbangan profesional saja tidak cukup tapi menyangkut dimensi politik dan kepentingan banyak pihak. Bukan berarti lantas birokrat kemudian harus berpolitik, tetapi dimensi itu mau tidak mau akan terus membayangi. Ketika seorang pembantu presiden tersandung kasus yang belum jelas siapa yang salah, patut menjadi perhatian presiden dan siapa saja tentang kinerja dan komitmen nya. Jadi dua tahun... cukup kah untuk resufle ??

Selasa, 20 September 2011

KRISIS KEPEMIMPINAN DI INDONESIA

 1. Krisis kepemimpinan tampaknya sedang melanda negara kita.  Ketika banyak orang bersuara lantang ingin memberangus korupsi dan ketidakadilan, seolah makhluk lain mengejek sudah baik kah kamu, sudah jujur kah, sudah suci kah. Setidak-tidak nya mengingatkan orang lebih banyak bercermin kepada diri sendiri meskipun sudah sepakat untuk meniadakan ketidakadilan dan budaya korupsi itu sendiri. Bahkan ada yang berkomentar di media, pingin nya sih membasmi tikus, tetapi seperti buah simalakama karena akan membakar rumah kita sendiri. Inilah krisis kepemimpinan yang benar-benar melanda negara kita, karena telah kehilangan panutan kepemimpinan yang jujur.
 2.   Kasus wisma atlet, kasus proyek di Kemenakertrans, membukakan mata kita semua apa yang sebenarnya terjadi. Meskipun itu hanya potret kecil saja dari perwajahan birokrat dan sepak terjang nya namun merupakan krisis kepemimpinan yang nyata, masih perlu waktu kah untuk menyadarkan dan menyadari  untuk tidak melakukan praktek haram seperti yang dituduhkan KPK. Kapan ya birokrat, legislatif kita, benar-benar sadar, kapok, jijik, tidak akan melakukan dan seterusnya. Bukan nya asyik, aji mumpung kapan lagi, cara yang mudah kalau cuma gaji aja kapan kayanya, semua juga pada melakukakan, maka negeri ini akan terjerumus dan terpuruk. Kapan krisis kepemimpinan berakhir ?

Kamis, 15 September 2011

MENJADIKAN BIROKRAT BEBAS POLITIK......

        Ada fenomena menarik seteleh sekian lama PNS/birokrat yang pada masa era orde baru dielu-elukan sebagai abdi masyarakat, abdi negara, kini malah birokrat di sorot apakah benar memang  mengabdi untuk negara dan masyarakat bukan untuk materi. Pertanyaan ini memang layak dilontarkan, mengingat kasus-kasus belakangan ini terjadi seperti dugaan suap pada Kemenakertrans yang melibatkan pejabat didalamnya, juga apakah  dengan kedudukan birokrat ada nuansa lain yang melekat di dalamnya yang sarat dengan politis dan banyak kepentingan.
        Posisi birokrat sendiri dan perannya telah diatur dalam suatu aturan untuk tidak terjun ke dalam kegiatan atau praktek politik, namun kenyataan nya banyak kepentingan merangsek masuk melalui proyek-proyek APBN sehingga secara tidak langsung telah ikut terlibat dalam pusaran politik sendiri. Ini sungguh disayangkan sebagai abdi negara dan masyarakat yang seharusnya, punya wibawa, netral, dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat malah akhirnya kecebur dalam politik praktis yang terbalut proyek dan pencarian materi. Semoga ini menjadi peringatan dan menyadarkan kembali birokrat kita.

Selasa, 13 September 2011

DAYA TARIK OBJEK WISATA DI JOGJA

1.    Orang dari manapun dari luar daerah yang datang ke jogja, suatu ketika menginginkan datang kembali ke kota gudeg tersebut, mengapa?. Bukan terkenal dari mulut ke mulut saja, wisatawan domestik maupun asing sudah membuktikan objek wisata di jogja yang unik, ketenangan, keramahan, serta ciri khas budaya yang sangat kental dari kota tersebut. Mulai dari makanan yang unik, beragam, dan murah serta pilihan objek wisata yang beragam menjadikan Jogja tempat kunjungan bagi siapa saja baik yang berkantong tebal, maupun yang berkantong tipis.
2.   Jogja konon sebagai sentral atau pusat budaya Jawa, karena ada keraton Jogjakarta Hadiningrat, objek wisata candi, museum, pegunungan, pantai, dan banyak lagi wisata budaya. Nilai plus lain adalah sebagai kota pelajar, karena banyak sekali perguruan tinggi, dan terdapat perguruan tinggi terbaik di Indonesia yaitu UGM. Banyak sekali orang dari    luar daerah seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, yang mengirimkan anaknya untuk menuntut ilmu(kuliah) di Jogja. Jadi lengkap lah mengapa orang suka datang ke Jogja, karena sebagai kota budaya, kota pelajar, kota wisata, dan  kota kuliner. 

FENOMENA ARTIS POLITISI

1. Artis politisi tampaknya sedang trend, ketika masyarakat mencari sosok yang akan dipilih sebagai pemimpin daerah dalam pilkada, pasti yang mereka cari yang sudah dikenal, baik secara fisik maupun karakternya. Seorang artis politisi secara umum pasti dikenal oleh masyarakat, karena sering tampil di siaran televisi sekaligus sebagai publik figure. Karakter nya pun sedikit banyak dikenal oleh masyarakat, misalnya orang lucu atau suka ngebanyol, suka peduli dengan rakyat kecil dan seterusnya. Dari situ maka muncul lah pemimpin daerah dari kalangan artis politisi seperti Rano Karno, Dede Yusuf, Dicky Candra, Angelina Sondakh.
2.     Hanya saja kepemimpinan artis politisi ada yang membawa hasil, membawa keberkahan, menyenangkan bagi si artis karena menduduki jabatan tersebut, namun juga kekecewaan yang akhirnya mengundurkan diri dari jabatan seperti yang dialami Dicky Candra. Tapi yang perlu dicermati apakah pengunduran diri ini karena hanya tidak sejalan karena gaya kepemimpinan partner nya atau ada aspek lain yang bisa merugikan masyarakat, misal maraknya budaya KKN di lingkungan pemerintahan daerah setempat. Dengan banyaknya pejabat daerah yang ditangkap dan dipenjarakan KPK setidaknya menjadi pembelajaran bagi semua pejabat daerah untuk bertindak amanah bagi rakyat.

Senin, 12 September 2011

MEWASPADAI KONFLIK SARA

1.   Konflik sara biasanya  selalu dimulai dari hal yg kecil, seperti senggolan tukang becak dengan sopir angkot, kecelakaan tukang ojek, dapat mengakibatkan  kerusuhan, bentrok dan konflik sara yang terjadi di Ambon. Bayangkan dari hal yang sepele tersebut  berujung pada konflik sara yang mengakibatkan ribuan nyawa melayang. Persaudaraan pela gandong bisa menjadi kultur semu saja, semua musnah gara-gara perpecahan dan konflik sara.
2.    Jika tidak diwaspadai kejadian konflik sara seperti pada sekitar tahun 1999 sampai tahun 2000 bisa terjadi berulang jika pemerintah dan aparat tidak cepat tanggap, sungguh disayangkan jika gara-gara aksi jalanan segelintir orang saja dapat merubah total kehidupan di Ambon yang damai penuh kekeluargaan, menjadi permusuhan dan pembantaian. Sekali lagi waspadai konflik sara di wilayah Indonesia.

Sabtu, 10 September 2011

ADA APA DGN KANTOR MENAKERTRANS ??

         Belum lama dihebohkan dengan Nazarudin mantan bendaharawan umum Partai Demokrat, kini publik dikagetkan lagi bukan dari Kantor Menpora tapi dari Kantor yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar atau Cak Min yaitu Kantor Menakertrans. Pertanyaannya tidak takutkah pejabat publik kita dengan konsekuensi hukum ketika melakukan suap, korupsi, KKN, kongkalikong dan sejenisnya. Sudah tidak punya malukah pejabat di negeri ini sehingga kejadian yang suap, korupsi terus terjadi, dan hanya berharap selamat, aman, tidak apes, ketika tidak ada yang bisa mengendus.
           Tampaknya Indonesia masih menjadi negara yang cukup diperhitungkan, bukan dari prestasi olahraga, tetapi dari peringkat korupsi. Sedemikian banyak pejabat publik yang ditangkap dan dipenjarakan karena kasus suap dan korupsi, tetapi tak henti-hentinya pejabat yang lain melakukan yang sama. Apa yang salah, dimulai dari mana, bukankah semua sepakat bahwa korupsi merupakan tindakan tidak terpuji yang dapat merugikan negara dan mensengsarakan rakyat. Jalan, gedung sekolah, yang dananya dikorup akan cepat rusak dan menyengsarakan rakyat banyak. Jadi apa yang sebenarnya terjadi dengan kantor Menakertrans.

Jumat, 09 September 2011

RATUSAN PEMUDIK MENINGGAL... ?

      Tercatat setidak-tidaknya 779 pemudik tewas dalam kecelakaan,...menjelang, saat, sesudah, lebaran... jumlah yang hampir dipastikan, hanya saja perlu dievaluasi apakah meningkat atau menurun. Kejadian yang sering memakan korban adalah para pengendara sepeda motor, meskipun kendaraan roda empat pun juga tidak dapat dibilang sedikit. Kecelakaan yang memakan korban jiwa pada masa puasa dan lebaran seolah suatu kejadian yang biasa, pertanyaan nya apakah pengamanan dan pengendalian lalu lintas sedemikian kacau atau pengemudi yang memang tidak menerapkan prinsip safety riding.
       Kejadian kecelakaan yang menimpa penyanyi dangdut Saiful Jamil di jalan tol cipularang, seolah menghentakan dan memilukan siapa saja. Lebih-lebih kecelakaan yang terjadi memakan korban jiwa istrinya sendiri Virginia Anggraini yang baru dinikahi 6 bulan. Kalau dilihat kontur jalan tol cipularang memang tidak terlalu rata (bergelombang), kontur seperti ini sangat membahayakan kendaraan karena pada kecepatan tinggi bisa meloncat-loncat dan limbung. Jika melihat kapasitas mobil avanza yang dipakai Syaiful Jamil seharusnya 7 orang, tentu akan kurang ideal jika harus diisi 10 orang. Semua perlu perbaikan prasarana, kewaspadaan, dan kehati-hatian pengendara. 

Rabu, 07 September 2011

KULINER NYIUR MELAMBAI .....

  Sebutan bumi nyiur melambai sebenarnya adalah julukan untuk Sulawesi Utara, namun orang lebih familiar dengan kota Manado. Keiistimewaan kota ini yg paling menonjol dibandingkan dengan kota lain adalah keramahtamahan warganya, sangat mudah bergaul, sangat flexibel. Sehingga pendatang yang baru tiba pasti terkesan, dengan sambutan yang begitu welcome dan ramah. Selain itu jangan lupa untuk mencicipi kuliner di sana... meskipun pertama kali terasa aneh di lidah, tetapi punya khas tersendiri... dan tetap mak nyoss. Ada beberapa kuliner yang cukup terkenal antara lain tinutuan (bubur manado)...ayam bakar rica2... gohu.....mie cakalang...woku balanga... binte biluhuta...sambal bakasam... dan masih banyak lagi.

       Tapi kuliner yang cukup di kenal oleh kebanyakan masyarakat Indonesia adalah tinutuan (bubur manado)...meskipun oleh sebagian orang diplesetkan dengan bibir manado. Namun  secara umum tinutuan kaya dengan sayur mayur dan rempah-rempah...plus ikan laut...seperti ikan cakalang dan ikan tude. Secara tata boga..jika orang baru pertama kali makan akan kurang berkenan...terlalu campur aduk. Namun jika sudah merasakan nya..ternyata mak nyoss juga. Pusat tinutan di kota Manado ada di jalan wakeke.. .. karena di sini para pejabat atau tamu dari luar daerah berkunjung untuk mencicipi kelezatan makanan ini.