Cloud Hosting Indonesia

Kamis, 02 Januari 2020

HIKMAH DARI BENCANA BANJIR DI JABODETABEK


   Bencana banjir di wilayah Jabodetabek menjadi hal yang biasa terdengar di telinga, terbiasa terbaca di berita media setiap tahun. Seolah menjadi kejadian rutin, tapi jika dampaknya terlalu besar bagi masyarakat tentu akan sangat merugikan. Namun jika direnungkan apakah benar bahwa bencana banjir merupakan kejadian alam semata, tidak ada sangkut pautnya dengan perilaku manusia. Berikut ini merupakan hikmah yang bisa diambil dari kejadian banjir di Jabodetabek, sebagai introspeksi dan masukan yang mungkin bermanfaat.
Membuang Sampah Pada Tempatnya
Membuang dan mengelola sampah yang tepat bisa jadi menjadi salah satu faktor yang cukup menentukan kelancaran saluran air dan irigasi. Apakah selama ini masih ada kebiasaan warga yang membuang sampah sembarangan pada sungai atau saluran air. Jika kesadaran memang ada dari masyarakat tentu akan menjadikan lingkungan terhindar dari sumbatan sampah yang dapat menyebabkan banjir.
Tidak Ada Serapan Air
Untuk saat ini sudah jarang warga yang memperhatikan untuk serapan air, kebanyakan area sudah tertutup cor semen secara permanen. Sehingga tidak ada celah lagi bagi air untuk meresap, jika cukup ada celah resapan tentunya akan cukup mengurangi potensi banjir di lingkungan sekitarnya. Setiap rumah atau bangunan hendaknya didesign agar terdapat celah resapan yang akan cukup mengurangi potensi bahaya banjir.
Tidak Membangun Pemukiman di Cekungan Air
Kebanyakan mereka yang terkena banjir berada di daerah cekungan air, sehingga bagi pengembang dan warga yang akan membangun rumah hendaknya memperhatikan kontur tanah yang posisinya rendah dan berpotensi menimbulkan terkena dampak banjir. Jika sangat rawan banjir, maka bisa dilakukan relokasi atau alternatif lain yang berpotensi terkena banjir.
Sistem Saluran Banjir Belum Optimal
Untuk yang paling vital dari kesemuanya maka sistem saluran banjir jika masih terjadi bencana banjir maka belum optimal. Untuk saat ini sudah ada banjir kanal yang seharusnya sudah bisa mengantisipasi banjir namun ternyata banjir di sana-sini masih terjadi. Sehingga sistem saluran banjir untuk wilayah Jabodetabek perlu di evaluasi fungsinya.