Jumat, 20 Juli 2012

KEPENTINGAN PARTAI DI ATAS SEGALANYA

1.  Selalu ada konflik kepentingan jika pembantu presiden atau menteri dari parpol, untuk rakyat dan bangsa Indonesia dulu atau untuk partai dulu. Wajar jika konflik kepentingan itu ada karena setiap menteri punya latar belakang kiprah politik yang melatarbelakanginya. Sehingga menjadi sulit jika harus menentukan prioritas mana yang lebih penting, meskipun kadang kepentingan partai di atas segalanya.
2.  Sudah layaknya negara kita punya aturan dan etika bagi pejabat negara bahwa kepentingan rakyat, bangsa, dan negara di atas segala-galanya. Jika tidak maka kasihan rakyat karena sebagai pelengkap penderitaan, yang setiap saat bisa mati kutu di tengah hiruk pikuk kehidupan politik. Jangan lagi kepentingan partai di atas segalanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar