Minggu, 21 Agustus 2011

URBANISASI KE IBUKOTA, MENARIK KAH

       Jakarta sebagai ibukota negara masih memiliki magnet yang cukup kuat bagi warga kampung atau daerah untuk mengadu nasib di sana. Bukan tanpa alasan karena memang Jakarta merupakan pusat perekonomian, pusat peredaran uang paling tinggi di Indonesia. Belum lagi dengan tayangan televisi, yang menggambarkan kemegahan dan gemerlapnya ibukota tak khayal membuat masyarakat daerah tergiur dan berminat hijrah untuk memperbaiki nasib di ibukota.Pada masa setelah lebaran merupakan gejala urbanisasi yang paling tampak nyata, warga ibukota yang pulang kampung sering mengajak sanak saudara, keluarga untuk ikut mengadu nasib di sana.
        Jika roda perekonomian di daerah kurang menggeliat, mati suri, maka pilihan untuk urbanisasi ke kota bahkan jika perlu hijrah ke luar negeri merupakan alternatif yang bisa ditempuh. Gejala ini sudah tampak sejak dulu dengan banyaknya warga Indonesia yang menjadi TKI di luar negeri. Kini saatnya pemerintah pusat dan daerah harus secepatnya menghidupkan perekonomian daerah, menarik investor sebanyak mungkin ke daerah agar dapat menciptakan lapangan kerja yang memadai bagi masyarakat daerah. Jika tidak, maka arus urbanisasi ke kota dan migrasi ke luar negeri untuk mencari pekerjaan tidak akan dapat dibendung lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar