Sabtu, 01 Maret 2014

Bagaimana Cara Melakukan Studi Banding Yang Baik

  Prinsip studi banding adalah belajar dari yang sudah melakukan atau dari yang terbaik, sehingga sebelum pekerjaan dilakukan akan bisa lebih sempurna. Dampak dari studi banding adalah memangkas hal-hal yang tidak perlu untuk dilakukan cukup belajar dari pengalaman orang lain. Contoh studi banding itu, anda akan membangun gedung kantor yang nilainya milyaran rupiah. Tentu merupakan pekerjaan besar sehingga anda harus berhati-hati dalam melakukannya. Studi banding yang anda lakukan adalah pihak yang sudah selesai melakukan pembangunan gedung yang senilai dengan proyek anda. Lokasi yang dipilih dan kegunaan gedung yang akan dibuat juga ada kemiripan, sehingga anda tidak salah dalam memilih objek studi banding.
 Suatu studi banding yang baik sangat mempertimbangkan resiko yang harus dihadapi ketika melakukan suatu pekerjaan. Kadang permasalahan yang timbul adalah karena permasalahan yang sepele dan karena kelalaian semata. Jika anda belajar dari kesalahan orang lain maka anda bisa melakukan tindakan pencegahan terhadap masalah tersebut. Suatu misal terdapat pemenang tendeng proyek gedung yang ternyata pajaknya tidak disetor ke kas negara. Di belakang hari ternyata masalah ini timbul ketika proyek gedung sudah dilakukan, dan akhirnya menjadi temuan pemeriksa. Jika anda melakukan studi banding dengan cermat maka anda dapat menghindari permasalahan ini.

 Studi banding yang baik harus cermat dalam mendapatkan data dan objek yang tepat dan sebanding. Tujuan studi banding adalah belajar dari yang terbaik dan menghindari kesalahan sedini mungkin. Suatu studi banding yang baik juga mempertimbangkan kelayakan, resiko, dan syarat-syarat yang harus dijalankan sehingga bisa maksimal dalam melakukan suatu pekerjaan. Cara mendapatkan uang dari internet klik sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar