Selasa, 18 Maret 2014

TEMAN TANYA DI MANA KOPI PANGKU

   Jika anda datang ke Pontianak pasti pernah dengar istilah kopi pangku. Karena penasaran, teman yang datang ke sana kadang menanyakan tentang kopi pangku ini. Ngak tau dia dengar dari mana mungkin dari mulut ke mulut. Tapi ini setidaknya yang membedakannya dan ciri khas Pontianak dengan daerah lainnya. Kalo anda sedang jalan-jalan ke Jawa Timur terutama di Kota TulungAgung, Trenggalek, Ponorogo, mungkin pernah dengar warung kopi cete. Ini warung kopi biasa tapi biasanya pelayan nya cantik-cantik, setelah itu ampas kopi diusap dibatang rokok kemudian rokok dinyalakan dan dihisap. Bau rokok cete ini sangat khas seperti bau harum yang menyengat hidung. Para tamu di warung kopi cete ini biasanya ngobrol dengan pelayan atau teman dengan berlama-lama, sambil merokok, minum kopi, dan makan jajanan.
   Jadi kopi pangku yang dimaksud adalah warung kopi dengan lampu remang-remang, dan ada pelayan beberapa wanita. Untuk mengetahui lebih lanjut untuk kopi pangku ini anda bisa mencari tau sendiri di lokasi. Lokasi nya ada di tepi jalan raya dekat pasir putih  Singkawang, yang menjadi pertanda dari kopi pangku ini lampunya yang sangat redup alias remang-remang. Jika warung kopi lain lampunya sangat terang maka tempat kopi pangku ini lampunya sangat redup dan seperti hampir gelap. Disinilah yang dimaksud kopi pangku untuk lebih jelasnya anda bisa berkunjung sendiri ke sana.

   Mungkin pembicaraan kopi pangku cukup sampai di sini saja, karena jika anda ingin informasi tambahan bisa mencari sendiri. Tapi sebenarnya budaya ngopi merupakan budaya nusantara yang tidak bisa dihilangkan. Namun kabar baiknya, penelitian tentang kopi masih ada dampak positif atau manfaatnya dibandingkan dengan rokok yang lebih banyak mudharatnya. Cara menyiasati gaji yang tak cukup klik sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar