Jumat, 04 Agustus 2017

DESIGN BANDARA TERBAIK DI INDONESIA


   Salah satu bandara di Indonesia yaitu Supadio Pontianak menjadi salah satu bandara terbaik di dunia berdasarkan penilaian dari Airport Council International (ACI). Otomatis menjadikan bandara Supadio Pontianak menjadi salah satu bandara terbaik di Indonesia. Jika ditilik ke lokasi bandara Supadio Pontianak maka memiliki beberapa kelebihan yang dimiliki dari suatu bandara. Untuk luasan parkir maka terlihat cukup luas dan sangat memadai, serta sudah menggunakan sistem perparkiran yang modern.
   Untuk design gedung bandara sudah mengikuti standar bandara internasional, dengan fasilitas yang cukup lengkap. Berdasarkan pengamatan bandara ini tidak sangat besar namun sangat elegan untuk menampung jumlah penumpang yang banyak. Bandara Supadio Pontianak merupakan salah satu bandara jalur gemuk yang ada di Indonesia seperti halnya Yogjakarta, Medan, Surabaya. Untuk kelas pulau Borneo bandara Supadio merupakan bandara terbesar untuk saat ini.
   Namun secara lingkungan bandara Supadio Pontianak sering mengalami gangguan asap yang dapat mengganggu penerbangan akibat pembakaran hutan dan ladang berpindah. Secara kontur bandara Supadio berada di tanah yang datar, agak dekat ke laut dan sungai, tidak ada bukit atau pegunungan sama sekali sehingga untuk lokasi sebuah bandara sangat ideal. Untuk lokasinya cukup jauh dari pusat perkotaan Pontianak sehingga areal yang dimiliki cukup luas sehingga bisa dikembangkan untuk landasan yang lebih panjang.
   Nama "Supadio" diambil dari perwira angkatan udara sebagai pilot pesawat tempur yang ditugaskan di Kalimantan Barat pada masanya. Sehingga secara lokasi bandara Supadio Pontianak ini masuk kawasan milik TNI Angkatan Udara yang kemudian dikelola sebagai bandara komersial sipil, meskipun bisa juga dimanfaatkan untuk kepentingan penerbangan militer. Untuk bandara pangkalan militer terdekat berada di Pulau Natuna berada di sebelah barat Pulau Kalimantan yang mana masuk kawasan Laut China Selatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar