Minggu, 13 Agustus 2017

MASA DEPAN MOBIL BENSIN INDONESIA


   Mobil masuk sebagai kebutuhan sekunder, bahkan sebagian masyarakat Indonesia menganggap sebagai kebutuhan mewah atau tersier. Melihat kondisi seperti saat ini, kira-kira bagaimana dengan masa depan mobil bensin di Indonesia. Banyak kondisi yang mempengaruhi sehingga banyak kemungkinan terjadi, salah satunya transportasi massal yang diprogramkan pemerintah.
   Demikian juga gerakan efisiensi bahan bakar minyak sekaligus pencarian energi alternatif, misalnya mobil listrik juga sangat berpengaruh. Penyediaan transportasi berbasis online seperti sekarang ini juga sangat mempengaruhi masyarakat untuk membeli mobil sendiri. Dengan transportasi online hingga layanan jarak maksimal 70km sangat membantu masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan lebih mudah.
   Pertanyaannya jika sistem transportasi sudah sangat baik, akankah masyarakat masih juga membeli mobil pribadi. Lantas bagaimana dengan masa depan mobil bensin yang saat ini sangat mendominasi transportasi masyarakat. Segalanya bisa terjadi, sangat ditentukan oleh hukum permintaan dan penawaran, semuanya masih dipengaruhi oleh keadaan nanti.
   Berdasarkan pengalaman, tidak ada satu produk pun di dunia ini yang abadi. Jika ada yang lebih baik, lebih efisien, maka masyarakat akan memilih produk tersebut. Jika ada yang bisa menggantikan mobil bensin, yang lebih murah, lebih efisien, lebih praktis, maka masyarakat akan memilih produk baru tersebut.
   Selanjutnya adalah tingkat permintaan dan penawaran mobil bensin apakah masih bisa bertahan dengan baik, waktu yang akan membuktikan. Trend low cost green car menjadi konsep yang dianut kuat untuk saat ini, masyarakat menginginkan yang murah, efisien, harga terjangkau, sesuai kebutuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar